Uang Negara atau Bukan? Proyek di Sarolangun Kembang Tanpa Papan Informasi Mulai Dipertanyakan

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Sebuah proyek pembangunan yang tengah dikerjakan di Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mulai menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pekerjaan disebut telah berlangsung sekitar satu pekan, namun papan informasi proyek belum juga terlihat di lokasi. Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya: proyek apakah yang sedang dikerjakan, siapa pelaksananya, berapa nilai anggarannya, dan yang tak kalah penting, dari mana sumber dananya?

Ketiadaan papan informasi tersebut memang belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya penyimpangan. Namun, apabila kegiatan tersebut merupakan proyek yang dibiayai uang negara, minimnya informasi di lokasi tentu patut dipertanyakan karena masyarakat memiliki hak untuk mengetahui dan mengawasi penggunaan anggaran publik.

Warga sekitar mengaku heran dengan kondisi tersebut. Terlebih, aktivitas pekerjaan sudah berjalan beberapa hari, sementara identitas proyek masih belum diketahui secara jelas.

“Kami heran kenapa sudah hampir satu minggu kegiatan proyek ini berjalan namun papan informasi kegiatannya belum dipasang. Kami tidak berani mempertanyakan hal itu kepada para pengurus kegiatan ini,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Menurutnya, pemasangan papan informasi semestinya menjadi hal yang lazim dalam pekerjaan pembangunan, terutama jika kegiatan tersebut menggunakan anggaran pemerintah.

“Setahu kami, biasanya kalau ada kegiatan proyek seperti ini papan nama informasi selalu dipasang. Jadi masyarakat tidak bertanya-tanya ini proyek apa. Jujur sampai saat ini kami tidak mengetahui proyek ini bangunannya apa,” sambungnya.

Pekerja Mengaku Tak Tahu

Saat ditemui di lokasi, salah seorang pekerja juga mengaku tidak mengetahui alasan papan informasi proyek belum dipasang.

“Kami di sini hanya bekerja dan kami tidak tahu-menahu terkait belum dipasangnya papan nama informasi kegiatan proyek. Kegiatan ini sudah berjalan lebih kurang satu minggu,” ujarnya singkat.

Pantauan wartawan pada Rabu (26/8/2026), aktivitas pekerjaan memang terlihat berlangsung. Material berupa batu dan besi serta sejumlah peralatan kerja tampak berada di sekitar lokasi.

Namun, papan informasi yang dapat menjelaskan identitas pekerjaan tidak ditemukan.

Publik  Berhak Tahu

Papan informasi proyek bukan sekadar pelengkap di lokasi pembangunan. Keberadaannya menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengetahui identitas kegiatan dan melakukan pengawasan.

Karena itu, jika proyek tersebut bersumber dari APBN maupun APBD, pihak pelaksana dan instansi yang bertanggung jawab perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, volume pekerjaan hingga jangka waktu pelaksanaan.

Masyarakat juga meminta dinas atau instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk memastikan status kegiatan tersebut.

Jika ternyata proyek tersebut menggunakan uang negara, transparansi tidak boleh berhenti di balik dokumen administrasi. Informasi mengenai penggunaan uang publik semestinya dapat diketahui masyarakat di lokasi pekerjaan.

Dan jika memang tidak menggunakan anggaran negara, pihak terkait juga diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Sebab, yang dipersoalkan bukan sekadar ada atau tidaknya sebuah papan proyek, melainkan keterbukaan mengenai pekerjaan yang berlangsung di ruang publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait maupun pelaksana kegiatan belum berhasil dikonfirmasi terkait sumber dana, nilai pekerjaan, identitas pelaksana, serta alasan belum dipasangnya papan informasi proyek.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait. (red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *