Bupati Hurmin Buka Workshop Siskeudes V2.0.9, Dorong Tata Kelola Keuangan Desa Lebih Transparan dan Profesional

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknewscom

Bupati Sarolangun, Jambi, H. Hurmin, SE, secara resmi membuka Workshop Pelatihan Keuangan Desa melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Release V2.0.9 bagi desa-desa di wilayah Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (1/9/2026), dan menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap pengelolaan keuangan desa yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan BPKP Provinsi Jambi yang telah memberikan perhatian, pendampingan, serta dukungan dalam upaya meningkatkan tata kelola keuangan desa, khususnya di Kabupaten Sarolangun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, saya mengucapkan terima kasih kepada BPK RI dan BPKP Provinsi Jambi yang telah memberikan perhatian, pendampingan serta upaya dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa,” ujar Hurmin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kepercayaan kepada Kabupaten Sarolangun sebagai lokasi pelaksanaan workshop yang terhubung dengan desa-desa se-Provinsi Jambi merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman dalam pengelolaan keuangan desa.

“Ini merupakan suatu kehormatan sekaligus kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman dalam pengelolaan keuangan desa, khususnya di Provinsi Jambi,” katanya.

Bupati menegaskan, pengelolaan keuangan desa memiliki tanggung jawab besar. Karena itu, perangkat desa, khususnya bendahara atau pengelola keuangan desa, memiliki peran penting dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola tercatat dengan baik, direncanakan secara tepat, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Para pengelola keuangan desa menjadi ujung tombak dalam memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar tercatat, direncanakan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hurmin menjelaskan bahwa aplikasi Siskeudes merupakan sistem yang dikembangkan melalui kerja sama BPKP dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola keuangan secara lebih sistematis.

Melalui aplikasi tersebut, proses pengelolaan keuangan desa dapat dilakukan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.

Ia berharap pelaksanaan workshop Siskeudes Release V2.0.9 dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman perangkat desa dalam menyusun serta merealisasikan anggaran secara tepat sesuai sistem yang berlaku.

“Saya berharap melalui workshop ini dapat meningkatkan pemahaman perangkat desa, khususnya bendahara desa, dalam menyusun dan merealisasikan anggaran sesuai aplikasi Siskeudes. Dengan demikian, laporan keuangan dapat dilakukan dengan baik serta turut memperkuat tata kelola keuangan desa yang bersih dan profesional,” pungkasnya.

Pelaksanaan workshop ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan keuangan desa yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan profesional di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Turut hadir Kapolres Sarolangun atau mewakili, BPK pusat, BPKP Provinsi Jambi, Dandim 0420/Sarko atau yang mewakili, para Kades dan Bendahara desa se Kabupaten Sarolangun serta tamu undangan lainnya.  (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *