Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur desa kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Kepala Dinas PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST, bersama jajaran turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong pengecoran jalan di Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, Rabu (26/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya akses jalan yang menjadi kebutuhan penting bagi aktivitas dan perekonomian warga.
Dalam kegiatan itu, Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani tampak mendampingi Bupati Sarolangun H. Hurmin berbaur bersama masyarakat. Suasana gotong royong pun berlangsung penuh keakraban, dengan pemerintah dan warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Kadis Sosial Sarolangun Drs. Muhammad Idrus, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Sekretaris Dinas PUPR Sarolangun Bahder Johan, ST, Kabid Bina Marga Fatra Hastian, ST, Kepala UPTD Alkal PUPR Sarolangun Rahmat Idham,
Camat Pauh Ahmad Mawaddah, S.IP, tokoh masyarakat AH Marzuki, Kades Sepintun Ahmad Rukita, serta masyarakat setempat.
Usai kegiatan, Arif Hamdani mengatakan pengecoran jalan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Menurutnya, pembangunan jalan rabat beton yang dilakukan kali ini memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 3,5 meter.
“Untuk kegiatan hari ini berupa pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 100 meter dan lebar 3,5 meter,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Sepintun. Kondisi jalan sebelumnya menjadi salah satu keluhan warga karena akses tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari hingga pergerakan ekonomi masyarakat.
“Ini merupakan perbaikan jalan yang menjadi akses masyarakat di Desa Sepintun. Jalan ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat,” katanya.
Arif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan.
“Kita apresiasi kegiatan ini berjalan dengan baik. Semoga apa yang kita kerjakan bersama ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Butuh Anggaran Besar, Dibangun Bertahap
Lebih lanjut, Arif Hamdani mengakui bahwa penuntasan akses jalan di wilayah Sepintun, khususnya yang menghubungkan enam desa, membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Karena itu, menurutnya, pola pembangunan melalui sinergi pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu langkah untuk membantu mempercepat perbaikan infrastruktur secara bertahap.
“Untuk jalan di daerah Sepintun, khususnya enam desa, memang kalau mau dituntaskan membutuhkan biaya besar,” ungkapnya.
Ia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama pemerintah dapat terus dipertahankan. Dengan kebersamaan tersebut, pembangunan infrastruktur di wilayah Sepintun diharapkan dapat dilakukan secara perlahan namun berkelanjutan.
Kegiatan pengecoran jalan ini pun bukan sekadar pembangunan fisik. Di balik adukan semen dan hamparan jalan rabat beton, terlihat semangat masyarakat dan pemerintah untuk membuka akses yang lebih baik bagi warga sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Desa Sepintun. (bas).







