Dinkes Sarolangun Bersama Puskesmas Gelar Cek Kesehatan Gratis, Sasar Deteksi Dini TBC di Kelurahan Sarkam

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun bersama Puskesmas Sarolangun menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam), Kecamatan Sarolangun, Senin (26/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Lurah Sarkam tersebut difokuskan pada penelusuran kontak dan skrining penyakit tuberkulosis (TBC) sebagai upaya mendeteksi penularan sejak dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, dr. Ernawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang mengintegrasikan penelusuran kontak dan skrining TBC dengan layanan cek kesehatan gratis.

Menurutnya, upaya pemeriksaan dini menjadi langkah penting untuk menemukan masyarakat yang terindikasi terpapar TBC, terutama mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan cek kesehatan TBC terhadap masyarakat yang berada di Kelurahan Sarkam. Kegiatan ini merupakan bagian dari tracing dan screening yang terintegrasi dengan cek kesehatan gratis,” ujar dr. Ernawati.

Ia menjelaskan, program tersebut dilaksanakan secara nasional dengan pembagian lokus atau lokasi sasaran di setiap kabupaten dan kota. Kabupaten Sarolangun sendiri mendapatkan alokasi sebanyak 83 lokus, yang pelaksanaannya melibatkan sejumlah wilayah kerja puskesmas.

“Seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan seperti ini. Untuk Kabupaten Sarolangun, kita mendapatkan 83 lokus. Setiap kecamatan memperoleh beberapa lokus, kemudian lokasi pelaksanaannya ditentukan sesuai sasaran program,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Ernawati menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memutus mata rantai penularan TBC melalui pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin. Dengan melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang berkontak dengan penderita, potensi penularan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat ditekan.

Ia juga meluruskan bahwa kegiatan pemeriksaan TBC tersebut bukan dilaksanakan karena kondisi Kabupaten Sarolangun yang saat ini diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kesehatan yang telah direncanakan, meskipun pelaksanaannya bertepatan dengan kondisi kabut asap.

“Kebetulan sekarang sedang ada asap, sehingga pemeriksaan ini juga menjadi momentum untuk mengarahkan masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan agar segera memeriksakan diri. Jika ditemukan indikasi penyakit, masyarakat akan kita arahkan ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” katanya.

Dr. Ernawati berharap, melalui kegiatan skrining dan penelusuran kontak ini, kasus TBC dapat ditemukan lebih cepat sehingga pasien segera mendapatkan pengobatan sesuai standar medis.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting karena seseorang yang terinfeksi TBC belum tentu menyadari kondisi kesehatannya, terutama apabila belum merasakan gejala yang mengganggu. Oleh sebab itu, pemeriksaan aktif terhadap kelompok berisiko menjadi salah satu langkah strategis dalam mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.

Ia menyebutkan, dari sejumlah puskesmas yang melaksanakan kegiatan serupa, telah ditemukan masyarakat yang perlu ditindaklanjuti terkait dugaan TBC. Temuan tersebut menjadi dasar bagi petugas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dan memastikan penanganan yang tepat.

“Harapan kita, dengan pemeriksaan seperti ini, kasus bisa ditemukan lebih cepat dan pengobatan segera dituntaskan. Dengan begitu, risiko penularan kepada masyarakat lainnya dapat ditekan,” imbuhnya.

Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang terintegrasi dengan skrining TBC ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat.

Partisipasi aktif masyarakat, dukungan tenaga kesehatan, serta kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan menjadi faktor penting dalam upaya bersama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan menekan penularan TBC di Kabupaten Sarolangun. (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *