Musdes RKPDes Sungai Baung 2027 Digelar, Usulan Warga Didominasi Lampu, Sumur Bor dan Jalan

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Pemerintah Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Sungai Baung, Selasa (15/9/2026), dan berjalan lancar serta diikuti berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Baung, Alhimni Rusdi, S.Pt., menegaskan bahwa Musdes menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan desa.

Menurutnya, usulan masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bahan bagi Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

“Untuk anggaran tahun 2027, kita sudah melakukan Musdus (Musyawarah Dusun). Kami meminta kepada masing-masing Kepala Dusun untuk menyampaikan apa saja yang telah diusulkan masyarakat terkait rencana pembangunan tahun 2027,” ujar Alhimni.

Ia menyampaikan, kondisi efisiensi anggaran yang masih terjadi, baik di tingkat desa, kabupaten maupun provinsi, tentunya menjadi salah satu tantangan dalam merealisasikan seluruh usulan masyarakat.

“Untuk Dana Desa, sebagai gambaran sekitar Rp337 juta, mungkin untuk tahun 2027 bisa saja sama. Pos-posnya juga sudah ada, seperti makanan tambahan, Posyandu, BLT, pemberdayaan dan pembangunan,” jelasnya.

Meski demikian, Alhimni meminta masyarakat tidak berhenti menyampaikan aspirasi hanya karena suatu usulan belum dapat direalisasikan pada tahun berjalan.

“Jangan bosan-bosan untuk mengajukan usulan. Tidak bisa tahun ini, mungkin tahun depan atau tahun depannya lagi. Selama usulan itu disampaikan, Pemerintah Desa dan BPD bisa mengetahui apa yang benar-benar hendak dibangun dan menjadi prioritas yang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Ia mencontohkan pembangunan sumur bor yang sebelumnya menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dan berhasil direalisasikan melalui prioritas pembangunan desa.

“Yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat itu yang kita utamakan, bukan hanya sekadar membangun. Ada juga penanganan stunting, BLT, makanan tambahan dan program lainnya,” tambahnya.

Alhimni juga membuka ruang bagi pihak sekolah maupun fasilitas kesehatan untuk menyampaikan usulan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

“Silakan dari Puskesmas maupun sekolah mengajukan usulan. Nanti kita masukkan dalam rencana pembangunan 2027. Kalau memang Pemerintah Desa belum bisa melaksanakan, tentu akan kita sampaikan kepada pihak Kabupaten ataupun Provinsi, tergantung kewenangan dan jenis usulannya,” tegasnya.

Sementara itu, dari hasil pantauan, berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui masing-masing Kepala Dusun cukup beragam. Namun, beberapa kebutuhan yang paling banyak diusulkan di antaranya penerangan lampu, pembangunan sumur bor serta peningkatan akses jalan.

Usulan tersebut menjadi gambaran langsung mengenai kebutuhan dasar yang masih menjadi perhatian masyarakat Desa Sungai Baung.

Musdes RKPDes Tahun Anggaran 2027 ini turut dihadiri Ketua BPD atau yang mewakili, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa yang mewakili pihak Kecamatan, perwakilan sekolah mulai dari PAUD hingga tingkat SMA, jajaran Perangkat Desa Sungai Baung, tokoh masyarakat, tokoh adat serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dengan terlaksananya Musdes tersebut, Pemerintah Desa Sungai Baung berharap seluruh usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan dan skala prioritas masyarakat.

Pada kesempatan itu, pendamping Desa menyampaikan agar penggunaan anggaran disesuaikan dengan juklak dan juknis sehingga tidak menjadi temuan.

Kegiatan Musdes berlangsung dalam suasana kondusif, lancar dan sukses. (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *