Kasus Bullying di SD Sungai Lanang Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Korban dan Pelaku Saling Memaafkan

banner 468x60

Muratara Sumsel, Indopubliknews.com

Kasus perundungan (bullying) yang melibatkan sejumlah anak-anak di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Desa Sungai Lanang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui mekanisme adat dan musyawarah keluarga.

Penyelesaian tersebut dilaksanakan pada Rabu malam (10/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman orang tua korban di Desa Sungai Lanang. Proses mediasi berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri berbagai pihak terkait.

Kapolsek Rawas Ulu, Hari Suharto, menjelaskan bahwa penyelesaian dilakukan setelah adanya kesepakatan dari kedua belah pihak untuk mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga keharmonisan lingkungan serta masa depan anak-anak yang terlibat.

“Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Desa Sungai Lanang, perangkat desa, orang tua para pelaku, serta orang tua dan keluarga korban,” jelasnya.

Kasus perundungan tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026, di lingkungan SD Desa Sungai Lanang. Setelah dilakukan komunikasi dan mediasi, seluruh pihak sepakat untuk tidak melanjutkan persoalan ke proses hukum dan memilih penyelesaian secara damai.

Dalam pertemuan itu, orang tua korban dan orang tua para pelaku mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Prosesi dilanjutkan dengan saling memaafkan dan berjabat tangan antara korban, para pelaku, serta keluarga masing-masing sebagai simbol berakhirnya permasalahan.

Pemerintah desa dan pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak kembali terulang serta menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar lebih memperhatikan pergaulan dan perilaku anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Selain itu, orang tua dan pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak guna mencegah terjadinya tindakan perundungan yang dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun perkembangan mereka.

Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, situasi di Desa Sungai Lanang tetap kondusif dan hubungan antar keluarga yang sempat berselisih dapat kembali terjalin dengan baik. (A.Rahman).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *