Penuh Haru, Polres Sarolangun Gelar Tradisi Pelepasan Kompol H. Armansyah Jelang Purna Tugas

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Suasana penuh haru dan khidmat mewarnai halaman Mapolres Sarolangun, Selasa (8/9/2026) sore. Kepolisian Resor Sarolangun menggelar Upacara Purna Tugas dan Tradisi Pelepasan Personel sebagai bentuk penghormatan kepada Kompol H. Armansyah yang akan memasuki masa purna tugas pada 9 September 2026.

Kompol H. Armansyah sebelumnya menjabat sebagai Kabag Log Polres Sarolangun. Setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai anggota Polri, momentum purna tugas tersebut menjadi tonggak penting sekaligus penanda berakhirnya perjalanan kedinasannya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. dan dihadiri jajaran personel Polres Sarolangun, rekan sejawat serta keluarga Kompol H. Armansyah.

Prosesi berlangsung tertib, penuh penghormatan dan sarat makna. Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tradisi purna tugas merupakan bentuk apresiasi institusi Polri terhadap personel yang telah memberikan tenaga, pikiran dan pengabdiannya selama menjalankan tugas untuk negara dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kompol H. Armansyah atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kepolisian.

Kapolres juga menyampaikan doa dan harapan agar Kompol H. Armansyah dapat menjalani masa purna tugas dengan penuh kebahagiaan, kesehatan dan ketenangan bersama keluarga.

Menurutnya, berakhirnya masa kedinasan bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai keteladanan dan pengalaman selama menjadi anggota Polri diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi personel yang masih aktif.

“Pengabdian tidak akan pernah sia-sia. Apa yang telah diberikan selama berdinas akan menjadi bagian dari sejarah dan keteladanan bagi generasi penerus,” demikian pesan yang disampaikan dalam suasana pelepasan tersebut.

Salah satu rangkaian yang menarik perhatian adalah Tradisi Pedang Pora, yang menjadi prosesi simbolis penghormatan sekaligus pengantar pelepasan bagi personel yang memasuki masa purna tugas.

Di bawah rangkaian pedang yang diangkat oleh personel Polres Sarolangun, Kompol H. Armansyah mengikuti prosesi pelepasan dengan penuh khidmat. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan institusi atas perjalanan panjang dan dedikasi seorang anggota Polri selama menjalankan tugas.

Kehadiran keluarga dan rekan sejawat semakin menambah suasana haru dalam prosesi tersebut. Tepuk tangan dan penghormatan dari jajaran personel menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun.

Tradisi purna tugas ini sekaligus mencerminkan nilai luhur dalam institusi Polri, yakni kesetiaan, loyalitas dan penghargaan terhadap setiap personel yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan berakhirnya masa kedinasan pada 9 September 2026, Kompol H. Armansyah resmi memasuki babak baru dalam kehidupannya. Namun, jejak pengabdian dan pengalaman selama menjadi bagian dari Polri akan tetap menjadi bagian dari perjalanan institusi dan keluarga besar Polres Sarolangun.

Upacara pun ditutup dengan prosesi pelepasan. Suasana haru dan penuh kekeluargaan menjadi penanda bahwa masa tugas boleh berakhir, tetapi penghormatan atas sebuah pengabdian akan selalu dikenang. (red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *