Peduli Kabut Asap, IBI Ranting Puskesmas Sungai Baung Turun ke Jalan Bagikan Masker dan Snack kepada Warga

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Di tengah kepungan kabut asap yang masih menyelimuti Kabupaten Sarolangun, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat berarti. Salah satu aksi nyata ditunjukkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Puskesmas Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, dengan turun langsung ke jalan membagikan masker dan makanan ringan (snack) kepada masyarakat.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026), sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Sungai Baung, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas di lokasi tersebut.

Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud kepedulian para bidan terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang terganggu akibat kabut asap. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah meliburkan anak-anak sekolah sebagai langkah menghadapi kondisi kabut asap yang kian mengkhawatirkan.

Ketua IBI Ranting Puskesmas Sungai Baung, Nopi Anggeraini, A.M.Keb., mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker tersebut merupakan inisiatif mandiri para anggota IBI Ranting Sungai Baung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Hari ini kita melakukan kegiatan pembagian masker. Ini merupakan bentuk kepedulian IBI Ranting Puskesmas Sungai Baung terhadap kabut asap yang sedang melanda,” ujar Nopi saat ditemui  Media Indopinliknews.com di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, aksi tersebut lahir dari kesadaran bersama para bidan akan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat, terutama ketika paparan asap berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif kami sendiri bersama ibu-ibu IBI Ranting Sungai Baung. Kami ingin menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi kabut asap seperti sekarang,” ungkapnya.

Imbau Masyarakat Waspadai ISPA

Nopi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh dampak kabut asap terhadap kesehatan. Paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pada anak-anak dan kelompok masyarakat yang rentan.

“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Kabut asap ini dapat meningkatkan risiko penyakit ISPA. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Ia menegaskan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel asap. Selain itu, masyarakat diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Kepedulian yang Diharapkan Berlanjut

Nopi menjelaskan, kegiatan pembagian masker dan makanan ringan ini merupakan aksi pertama yang dilaksanakan oleh IBI Ranting Puskesmas Sungai Baung dalam merespons kondisi kabut asap di wilayah tersebut.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk kembali melaksanakan kegiatan serupa apabila kabut asap masih berlanjut dan kondisi masyarakat membutuhkan perhatian.

“Ini pertama kali kita lakukan. Ke depan, jika kondisi serupa masih terjadi, insyaallah kita akan mengadakan kegiatan seperti ini lagi dan berusaha lebih siap,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan para bidan yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas Sungai Baung, termasuk bidan penanggung jawab desa. Dengan semangat kebersamaan, mereka membagikan masker dan makanan ringan secara langsung kepada warga yang melintas.

Adapun tenaga yang disebutkan dalam kegiatan ini berasal dari berbagai unsur, yakni 36 PNS, 14 tenaga PPPK, 17 bidan, serta lima tenaga bidan swasta. Selain itu, terdapat tujuh bidan penanggung jawab desa yang mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja tersebut.

Bidan penanggung jawab desa yang disebutkan meliputi Inayatul Villa, A.M.Keb., di Bernai Dalam; Nulan Ayu Wandira, A.M.Keb., dan Sri Haryanti, A.M.Keb., di Sungai Abang; Panti Kristin Tambunan di wilayah tugasnya; Nur Cherianis, A.M.Keb., di Desa Baru; Roni Etikawati, A.M.Keb., di Sungai Baung; Nurhikmah, A.M.Keb., di Ujung Tanjung; serta Amriana, S.Tr.Keb., di Tinting.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Aksi sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar, tetapi juga dapat dilakukan lewat tindakan langsung yang menyentuh kebutuhan warga.

Di tengah kabut asap yang membatasi aktivitas masyarakat, langkah para bidan ini menjadi pesan bahwa pelayanan kesehatan bukan semata-mata berlangsung di dalam fasilitas kesehatan. Kepedulian juga hadir di jalan raya, menyapa warga, membagikan perlindungan sederhana, dan mengingatkan bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *