Klarifikasi Kades Muara Kuis Mulkan Japri: Bantah Terlibat PETI, Foto di Atas Excavator Dinilai Picu Opini Liar

banner 468x60

Muratara Sumsel, Indopubliknews.com

Kepala Desa Muara Kuis, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Mulkan Japri, akhirnya angkat bicara menanggapi beredarnya foto dirinya yang sedang berdiri di atas sebuah alat berat jenis excavator merek Zoomlion di media sosial.

Foto tersebut menjadi perbincangan setelah diunggah melalui akun Peduli Lingkungan Muratara pada platform media sosial Info Muratara. Dalam unggahan itu, excavator yang terlihat dalam foto disebut masih berada di aliran Sungai Labi dan dikaitkan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 13.46 WIB, Mulkan Japri menyampaikan keberatan atas penggunaan fotonya yang dinilai telah memunculkan persepsi negatif terhadap dirinya sebagai kepala desa.

Dengan nada kecewa, Mulkan membantah keras tudingan bahwa dirinya ikut terlibat atau mengambil bagian dalam aktivitas PETI di wilayah tersebut.

“Jangankan saya ikut andil dalam pertambangan ilegal tanpa izin (PETI), saya selaku kepala desa dengan jujur mengatakan tidak ada embel-embelnya saya dengan adanya PETI tersebut,” tegas Mulkan.

Ia juga menyayangkan foto dirinya yang sedang berdiri di atas excavator merek Zoomlion dipublikasikan tanpa terlebih dahulu meminta konfirmasi maupun sepengetahuannya.

Menurut Mulkan, beredarnya foto tersebut telah menimbulkan berbagai spekulasi dan opini di tengah masyarakat. Bahkan, ia mengaku merasa tidak nyaman dengan berkembangnya anggapan yang dapat mencoreng nama baiknya.

“Saat ini rokok pun saya masih kasbon di toko samping rumah saya,” ungkapnya sembari menggambarkan kondisi kehidupannya.

Lebih lanjut, Mulkan mengaku merasa tidak enak hati terhadap masyarakat Desa Muara Kuis yang saat ini dipimpinnya. Ia khawatir informasi yang belum terverifikasi secara utuh justru menimbulkan kesalahpahaman dan penilaian sepihak.

“Saya kurang enak terhadap masyarakat saya, khususnya masyarakat Desa Muara Kuis yang saya pimpin saat ini,” keluhnya.

Mulkan kembali menegaskan bahwa keberadaan fotonya di atas alat berat tersebut tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan dirinya terlibat dalam aktivitas PETI.

Ia berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak terburu-buru menjatuhkan penilaian sebelum memperoleh keterangan yang jelas dari pihak-pihak terkait.

“Saya berharap masyarakat tidak terburu-buru menghakimi tanpa informasi yang utuh,” pintanya.

UJI INFORMASI, BUKAN SEKADAR OPINI

Beredarnya foto tersebut menjadi pengingat bahwa informasi di media sosial perlu disikapi secara cermat. Foto memang dapat menjadi petunjuk awal sebuah peristiwa, tetapi konteks, waktu, lokasi, serta hubungan seseorang dengan aktivitas yang dipersoalkan tetap membutuhkan penjelasan dan verifikasi.

Di sisi lain, persoalan dugaan PETI di wilayah Muratara juga tetap membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang, terutama terkait aktivitas pertambangan di kawasan aliran sungai dan dampaknya terhadap lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi Mulkan Japri menjadi bagian dari pemberitaan untuk memberikan ruang kepada pihak yang namanya dikaitkan dengan unggahan tersebut.

Redaksi Indopubliknews.com tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pengelola akun Peduli Lingkungan Muratara maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk menyampaikan hak jawab, klarifikasi, dan informasi tambahan demi menjaga keberimbangan pemberitaan sesuai kaidah jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (A.Rahman).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *