Perjuangan Thoyib Belum Berakhir, Kini Layangkan Surat ke Satgas PKH

banner 468x60

Muratara Sumsel, Indopubliknews.com

Perjuangannya yang belum berakhir, H. M. Thoyib Ahyat (82), warga Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), layangkan surat pengaduan ke Satgas PKH RI demi memperjuangkan hak tanah ulayat masyarakat adat di wilayahnya.

“Hari ini saya selaku Ketua adat setempat sudah melayangkan surat pengaduan ke Satgas PKH RI di Jakarta” ujarnya. Selasa (19/052026).

Dikatakannya bahwa Tanah ulayat masyarakat Desa Remban dan sekitarnya dengan luas mencapai kurang lebih 10.000 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 8.400 hektare diduga telah dikuasai oleh PT Agro Muara Rupit (AMR) tanpa melalui proses musyawarah dengan masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, pada awal pembukaan lahan oleh perusahaan pada tahun 2013, dirinya telah melayangkan surat kepada pihak PT AMR agar tidak melakukan pengukuran terhadap tanah ulayat masyarakat, kecuali lahan kebun karet milik warga secara pribadi. Namun, menurutnya, imbauan tersebut tidak diindahkan.

“Bahkan ada dugaan nama dan tanda tangan masyarakat direkayasa dalam proses penguasaan lahan tersebut,” ungkapnya. Sebagaimana telah di publikasikan pada

Jum’at (15/05/2026) dengan judul  “Perjuangkan Tanah Adat, M. Thoyib Ingin Torehkan Sejarah untuk Masyarakat Muratara”.

Ia berharap dengan dilayangkannya surat ke Satgas PKH RI konflik antara masyarakat Desa Remban dengan pihak perusahaan yang belum menemukan titik terang hingga saat ini, dapat solusi terbaik.

“Dengan adanya regulasi, undang-undang mengatur tentang Hutan, saya berharap kepada pemerintah konflik tanah Ulayat masyarakat Desa Remban ini dapat diselesaikan dengan baik”, harapnya.

“Dan saya berkeinginan lahan tersebut 1000 orang untuk kegiatan sosial seperti membiayai anak-anak yatim dan orang yang tidak mampu dan hal ini juga sudah saya sampaikan kepada DPRD”, imbuhnya.

Thoyib menegaskan, perjuangan yang dilakukannya bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kepentingan masyarakat luas serta sebagai bagian dari sejarah Kabupaten Muratara.  (red).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *