Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Kepolisian Resor (Polres) Sarolangun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026, masyarakat diharapkan tidak hanya mematuhi aturan saat ada petugas kepolisian, tetapi juga menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun sejumlah hal yang menjadi perhatian dan imbauan kepada masyarakat, yakni:
1. Gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.
2. Gunakan sabuk pengaman saat berkendara menggunakan mobil.
3. Patuhi batas kecepatan dan sesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jalan.
4. Jangan menggunakan telepon genggam saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan.
5. Jangan berkendara di bawah pengaruh alkohol yang dapat menurunkan kemampuan dan kewaspadaan pengemudi.
6. Hentikan penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
6. Jangan melawan arus lalu lintas karena tindakan tersebut berisiko tinggi memicu kecelakaan.
Kapolres Sarolangun mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan menghindari sanksi atau penindakan petugas, melainkan menyangkut keselamatan jiwa dan kepentingan bersama.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi aturan, lengkapi kelengkapan kendaraan, dan utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” demikian pesan yang ditekankan dalam imbauan tersebut.
Operasi Patuh Siginjai 2026 diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka pelanggaran, serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan sesama. Ingat, keluarga menunggu di rumah. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. (red).







