Muratara Sumsel, Indopubliknews.com
Tumpukan sampah yang berserakan di bahu Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di RT 15, Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan belum optimalnya pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi media di lapangan pada Selasa (14/07/2026), terlihat tumpukan sampah rumah tangga memenuhi sisi jalan hingga menimbulkan kesan kumuh dan berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta mencemari lingkungan.
Pihak Kelurahan Pasar Surulangun mengaku telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan sopir truk pengangkut sampah agar seluruh sampah di lokasi tersebut diangkut secara rutin. Namun, hingga saat ini kondisi di lapangan disebut belum mengalami perubahan yang berarti.
Menurut keterangan yang diperoleh media, saat dilakukan koordinasi, sopir truk pengangkut sampah hanya menyampaikan jawaban “iya” dan berjanji akan membersihkan lokasi tersebut. Akan tetapi, hingga berita ini diterbitkan, tumpukan sampah masih terlihat menumpuk dan berserakan di pinggir jalan.
Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun media, truk pengangkut sampah tersebut saat ini disebut lebih sering mengambil sampah dari Dapur MBG dan Lapas Kelas III Surulangun Rawas, sementara tumpukan sampah di RT 15 masih belum tertangani secara maksimal.
Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Musi Rawas Utara, yang dinilai perlu meningkatkan konsistensi dalam menjalankan tugas pelayanan kebersihan, khususnya pada titik-titik yang menjadi keluhan masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara melalui DLHP segera mengambil langkah nyata dengan membersihkan lokasi tersebut secara menyeluruh dan menjadwalkan pengangkutan sampah secara rutin agar tidak kembali menumpuk.
Hingga berita ini ditayangkan, media masih berupaya menghubungi pihak DLHP Kabupaten Musi Rawas Utara untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan resmi terkait kondisi tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila hak jawab dari pihak terkait telah diterima, (Tim).







