Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Camat Singkut, M. Maini S.Pdi, memfasilitasi mediasi tiga serikat buruh yang akan bermitra dengan PKS PT Berkat Sawit Mandiri (BSM), Rabu (29/7/26), di Kantor Camat Singkut. Mediasi tersebut dilakukan menyusul adanya perbedaan pandangan di antara tiga organisasi buruh yang disebut akan terlibat dalam kerja sama dengan perusahaan yang berlokasi di Desa Sungai Gedang.
Dalam keterangannya, Camat Singkut M. Maini menjelaskan bahwa dari informasi yang diterima pihaknya, PT BSM yang akan segera beroperasi pada 30 Juli mendatang hanya menerima satu serikat buruh untuk bermitra. Karena itu, pihak kecamatan turun tangan untuk mempertemukan ketiga serikat agar dapat menemukan titik temu dan bersatu dalam satu wadah.
“Sesuai dengan informasi dan permintaan pihak PT BSM, serta ada juga pengaduan dari serikat pekerja bahwa PT BSM yang akan beroperasi di Desa Sungai Gedang. Informasi yang kami terima, tanggal 30 nanti perusahaan akan mulai beroperasi. Ada tiga serikat pekerja di perusahaan itu, maka hari ini kami lakukan mediasi agar ketiga serikat buruh ini bisa bersatu, karena sesuai aturan perusahaan, serikat yang bisa diterima hanya satu,” kata M. Maini.
Ia menegaskan, Kantor Camat Singkut hanya bertindak sebagai fasilitator agar suasana tetap kondusif dan tidak menimbulkan gesekan antarserikat. Dari hasil pertemuan tersebut, kata dia, para pihak telah menyatakan kesediaan untuk bersatu.
“Maka hari ini dari Kantor Camat kami fasilitasi mediasi ketiga serikat itu. Alhamdulillah, sesuai hasil yang disepakati tadi mereka siap bersatu. Harapan kita bersama, saat perusahaan mulai beroperasi nanti semuanya berjalan aman, dan masyarakat kami bisa bekerja di perusahaan tersebut,” ujarnya.
Camat juga mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Sungai Gedang, untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Menurutnya, kehadiran perusahaan di Kecamatan Singkut harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami dari pemerintahan kecamatan berharap masyarakat, khususnya Desa Sungai Gedang, sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita. Saya yakin dengan berdirinya perusahaan ini akan banyak dampak positif yang dinikmati masyarakat Desa Sungai Gedang maupun desa-desa di sekitar perusahaan,” katanya.
Saat ditanya mengenai nama-nama serikat yang akan bermitra, Camat mengaku tidak mengingat secara rinci. Namun ia memastikan bahwa tiga ketua serikat yang hadir dalam mediasi tersebut masing-masing adalah Asnawi, Indra Gunawan, dan Misiran.
“Saya tidak ingat nama serikat buruh tadi, namun tiga ketua serikat yang hadir itu Pak Asnawi, Indra Gunawan, dan Misiran. Itulah tiga organisasi serikat buruh yang akan dipakai perusahaan untuk merekrut buruh bongkar sawit,” jelasnya.
Ia berharap ketiga serikat tersebut dapat segera berembuk dan menyepakati langkah terbaik, terlebih perusahaan disebut akan segera memasuki tahap produksi.
“Yang jelas, dari hasil rapat tadi mudah-mudahan nanti bisa bersatu. Kami juga sudah mengingatkan ketiga ketua agar bisa bersatu. Secara teknis, kami serahkan kepada ketiga serikat pekerja. Mudah-mudahan ada solusi yang baik agar semua aspirasi tertampung dan masyarakat juga bisa bekerja dengan baik di perusahaan itu,” ujar Camat M. Maini.
Sementara itu, pihak perusahaan yang diwakili Koordinator Humas, Feri, menegaskan bahwa perusahaan menginginkan adanya penyatuan serikat buruh agar kerja sama dapat berjalan lebih efektif.
“Kami meminta dari ketiga serikat buruh yang ada agar dijadikan satu nama serikat yang akan diajukan ke perusahaan untuk membuat kerja sama,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Singkut, AKP Romi, mengimbau agar ketiga serikat buruh tersebut dapat bekerja sama dengan baik. Menurutnya, para pihak yang terlibat masih memiliki ikatan kekeluargaan sebagai warga setempat.
“Kami berharap agar ketiga serikat buruh ini bisa bersatu dan jangan sampai terjadi perpecahan. Lagi pula yang akan diperjuangkan adalah masyarakat setempat yang ingin bekerja. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.
Rapat mediasi yang turut dihadiri Kasat Intelkam Polres Sarolangun, Kanit Intel Polsek Singkut, serta para ketua dan anggota serikat buruh itu berlangsung tertib, aman, dan lancar. Hasil pertemuan diharapkan menjadi langkah awal terciptanya sinergi yang baik antara perusahaan, serikat buruh, dan masyarakat sekitar. (bas).







