Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Bupati Sarolangun Jambi H. Hurmin SE, menegaskan bahwa keberhasilan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tidak lagi diukur sebatas administrasi dan laporan kerja, melainkan dari kontribusi nyata terhadap percepatan pembangunan daerah menuju visi Sarolangun Maju.
Hal itu ditegaskan pada saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon II di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Jumat (8/5/2026).
Bupati Sarolangun H. Hurmin SE dalam arahannya menekankan bahwa setiap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta selaras dengan target pembangunan daerah.
“Tolak ukur keberhasilan saudara adalah sejauh mana OPD yang saudara pimpin mampu berkontribusi terhadap akselerasi visi Sarolangun Maju. Saya tidak ingin saudara terjebak dalam rutinitas administratif semata,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa tidak ada ruang bagi pejabat yang bekerja di zona nyaman tanpa inovasi. Menurutnya, seluruh program pemerintah harus memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin melihat hasil yang terukur, bukan sekadar kumpulan laporan administrasi yang tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Selain itu, Bupati mendorong para pejabat untuk membangun budaya kerja yang disiplin, kompetitif, dan transparan. Para pimpinan OPD diminta menjadi teladan bagi bawahannya, baik dalam kedisiplinan maupun integritas.
Ia juga menegaskan pentingnya inovasi birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik serta meningkatkan efisiensi anggaran daerah.
“Saya ingin aparatur yang mampu memotong rantai birokrasi yang panjang, mempercepat pelayanan, dan menghadirkan kerja nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Hurmin.
Di akhir sambutannya, Bupati memastikan evaluasi kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan evaluasi jabatan apabila ditemukan pelanggaran disiplin atau ketidakmampuan dalam menjalankan amanah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Muhammad Arief, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Sarolangun. Hadir pula Ketua TP PKK Hj Risha Fitria Hurmin, Ketua GOW Ratna Shafira Nafitri Rolan, dan Ketua DWP Lilis Sumiati Arief dan hadirin lainnya.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 9 kepala OPD mengalami rotasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan struktur pemerintahan daerah.
Daftar Rotasi dan Mutasi Pejabat:
1. Mulyadi, S.Sos – dari Kepala Dinas PMD menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra
2. Ahmad Nasri, S.H – dari Kadis Kominfo menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip
3. Helmi, S.H – dari Kadis Sosial menjadi Kepala Satpol PP
4. H. Waldi Bakri, S.IP., S.Sos – dari Kadis Perpustakaan menjadi Kadis Kominfo
5. Drs. Tarmizi – dari Kadis Perkim menjadi Kadis PMD
6. Judin, S.Ag – dari Staf Ahli menjadi Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi
7. Drs. Muhammad Idrus – dari Kasatpol PP menjadi Kadis Sosial
8. Hendriman – dari Inspektur Daerah menjadi Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan dan
9. Kasiyadi, SIP, ME – dari Kepala BPKAD menjadi Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM.
Rotasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi serta mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Sarolangun. (bas).







