Muratara Sumsel, Indopubliknews.com
Warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), khususnya di wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan Nibung, mengeluhkan kondisi listrik yang diduga kerap mengalami overload. Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat karena selain mengganggu aktivitas sehari-hari, juga berdampak pada kerusakan peralatan elektronik di rumah.
Salah seorang warga berinisial RF mengungkapkan bahwa gangguan listrik yang sering terjadi membuat masyarakat merasa terbebani.
Menurutnya, meskipun pembelian token listrik terus dilakukan, kualitas pasokan listrik dinilai belum stabil.
“Sering terjadi overload. Kami merasa tercekik dengan kondisi ini. Selain harus terus membeli token listrik, barang-barang elektronik di rumah juga sering mengalami kerusakan akibat listrik yang tidak stabil,” ujar RF.
Warga berharap pihak PT PLN segera melakukan evaluasi dan peningkatan jaringan listrik di wilayah Muratara, terutama di Kecamatan Rawas Ulu dan Nibung, agar pasokan listrik kembali normal dan tidak lagi merugikan masyarakat.
Masyarakat juga meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk ikut mendorong penyelesaian persoalan tersebut, mengingat listrik merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT PLN terkait keluhan warga mengenai dugaan sering terjadinya overload di wilayah tersebut. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak PLN untuk memperoleh penjelasan dan tanggapannya.
Jurnalis:(A.Rmn)







