Gas Langka, Pemkab Sarolangun Salurkan Bantuan Gas LPG 3Kg ke Masyarakat, Wabup: Segera Panggil Pangkalan Gas Nakal

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Kabupaten Sarolangun mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Pemerintah daerah menyalurkan bantuan tabung gas bersubsidi kepada masyarakat guna meringankan beban warga yang kesulitan memperoleh pasokan.

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik yang terdampak kelangkaan, dengan sasaran utama masyarakat kurang mampu serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada LPG 3 kg untuk aktivitas sehari-hari.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika SE menegaskan bahwa selain menyalurkan bantuan, pemerintah daerah juga akan mengambil langkah tegas terhadap pangkalan yang diduga melakukan pelanggaran distribusi.

“Hari ini kita atas nama pemerintah memberikan bantuan Gas LPG 3 kilo gram sebanyak 560 tabung kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan Gas LPG 3 kilo gram”. Ucapnya. Minggu, 15/2/26. di Laman Besamo Sarolangun.

“Kami mendengar ada juga pangkalan nakal kurang lebih 30 pangkalan. Dan kami minta dinas terkait segera memanggil seluruh pangkalan gas termasuk yang nakal. Jangan sampai hak masyarakat justru disalahgunakan untuk kepentingan tertentu. Kalau terbukti melanggar, tentu akan ada sanksi. Bahkan bisa jadi Izinnya kita cabut”. Tegasnya Wabup menambahkan.

Menurutnya, kelangkaan LPG 3 kg tidak boleh terus terjadi karena gas bersubsidi merupakan kebutuhan penting masyarakat kecil. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pihak agen dan Pertamina guna memastikan distribusi berjalan normal serta menambah pasokan apabila diperlukan.

Salah seorang warga Siti Harianti di RT 10 Suka Sari mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah. Ia berharap pasokan gas kembali normal sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

“Baru-baru ini kami membeli gas LPG 3 kilo gram Rp 35.000 bahkan ada yang Rp 40.000. Kami berharap ini tetap diperhatikan pemerintah. Sehingga kami masyarakat kecil tidak kesulitan untuk mendapatkan gas”. Ujar Siti Harianti.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi LPG 3 kg hingga kondisi kembali stabil dan masyarakat tidak lagi mengalami kelangkaan.

Selain itu Wabup juga mengatakan bahwa pemerintah akan mengupayakan penambahan Jargas di Sarolangun sebanyak 500 titik rumah. (bas).

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *