65 Persen Penghuni Lapas Sarolangun Terjerat Kasus Narkoba, Kalapas: Sekali Mencoba Bisa Tersesat Selamanya

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Sarolangun. Hal itu tergambar dari komposisi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun yang hingga Selasa (21/7/2026) didominasi oleh narapidana dan tahanan kasus narkoba.

Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, A.Md.I.P., S.Sos., mengungkapkan, jumlah penghuni Lapas saat ini mencapai 659 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 65 persen atau hampir dua pertiga merupakan warga binaan yang tersangkut perkara narkotika.

“Seluruh penghuni Lapas Sarolangun saat ini berjumlah 659 orang. Sebanyak 92 orang masih berstatus tahanan atau belum berkekuatan hukum tetap (inkracht), sedangkan 567 orang lainnya merupakan narapidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Dari keseluruhan penghuni, terdapat 20 warga binaan perempuan,” ujar Ibnu Faizal kepada INDOPUBLIKNEWS.COM saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, tingginya angka penghuni yang berasal dari perkara narkoba menjadi cerminan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

“Hampir 65 persen atau sekitar dua pertiga penghuni Lapas merupakan kasus narkoba. Selebihnya adalah perkara pidana umum lainnya,” jelasnya.

Kalapas menegaskan bahwa narkoba bukan hanya menghancurkan masa depan pelakunya, tetapi juga berdampak pada keluarga dan lingkungan sosial. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.

“Jangan coba-coba dengan narkoba. Sekali melangkah dengan narkoba, itu akan tersesat selamanya,” tegasnya.

Data tersebut menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Pencegahan sejak dini melalui pendidikan, pengawasan keluarga, serta keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika dan menyelamatkan generasi penerus bangsa. (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *