Program “Dokter Maju” Sarolangun Dilirik DPRD Tanjab Timur

banner 468x60

Sarolangun Jambi, Indopubliknews com

Program unggulan “Dokter Maju” yang digagas Pemerintah Kabupaten Sarolangun di bawah kepemimpinan H. Hurmin SE dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika SE terus menuai perhatian.

Kali ini, program layanan kesehatan jemput bola tersebut mendapat sorotan positif dari rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Kunjungan kerja dilakukan pada Rabu (22/4/2026) ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Bambang Hermanto, S.K.M., M.M, bersama jajaran.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Rosa Linda, SKM, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan hearing dan diskusi terkait implementasi program “Dokter Maju” yang menjadi inovasi layanan kesehatan di Sarolangun.

“Rombongan Komisi III DPRD Tanjab Timur melakukan kunjungan kerja sekaligus berdiskusi mengenai program Dokter Maju. Program ini memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, konsep “Dokter Maju” menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah pasien, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit.

“Ketika dokter datang langsung ke rumah pasien, apalagi yang lokasinya jauh, tentu masyarakat merasa sangat terbantu dan senang. Mereka tidak perlu lagi repot pergi berobat,” tambahnya.

Ia juga menilai, rombongan DPRD Tanjab Timur menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap program tersebut dan berpotensi untuk mengadopsinya di daerah mereka.

Program “Dokter Maju” sendiri dinilai sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil. Dengan pendekatan proaktif, tenaga medis dapat memberikan penanganan lebih cepat sekaligus memantau kondisi pasien secara langsung di lingkungan tempat tinggalnya.

Kehadiran program ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, serta menjadi contoh praktik baik (best practice) yang mulai dilirik daerah lain di Provinsi Jambi. (bas).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *