Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Kecelakaan air terjadi di aliran Sungai Batang Limun, tepatnya di Desa Moenti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (18/04/2026). Sebuah perahu ketek yang mengangkut tujuh penumpang dilaporkan terbalik, mengakibatkan seluruh penumpang hanyut terbawa arus sungai.
Kapolsek Limun, IPTU Usaha Sitepu, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui saat pihaknya tengah melakukan pengecekan lokasi banjir sekitar pukul 17.45 WIB.
“Pada saat kami melakukan pengecekan banjir, tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari arah sungai. Setelah dicek, ternyata ada warga yang hanyut akibat perahu ketek yang terbalik,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dari Dusun Nago, Desa Muara Mensao menuju Desa Moenti dengan membawa tujuh penumpang, terdiri dari tiga perempuan dan empat laki-laki. Perahu juga mengangkut dua unit sepeda motor.
Diduga, perahu mengalami oleng di tengah perjalanan sebelum akhirnya terbalik. Seluruh penumpang pun tercebur ke sungai dengan arus yang cukup deras.
Mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek bersama anggota dan warga setempat langsung melakukan upaya penyelamatan. Menggunakan perahu milik warga, petugas berhasil mengevakuasi empat orang korban dari aliran sungai, sementara dua korban lainnya ditemukan dalam kondisi selamat di seberang sungai.
Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sarolangun untuk mengevakuasi korban yang berada di seberang sungai. Salah satu korban, Erni, sempat dilarikan ke Puskesmas Pulau Pandan untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, satu orang penumpang atas nama Midin Torik hingga saat ini masih dalam pencarian. Tim BPBD bersama aparat kepolisian dan masyarakat terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Limun.
“Untuk korban yang belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (19/04/2026) pukul 07.00 WIB setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga,” tambah IPTU Usaha Sitepu.
Pada Minggu (19/04/2026) siang, upaya pencarian semakin ditingkatkan. Wakapolres Sarolangun, Kompol Sumarno Berutu, bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun turun langsung ke lokasi guna melakukan konsolidasi serta mempercepat proses pencarian korban.
Kehadiran unsur pimpinan tersebut bertujuan untuk memastikan pencarian berjalan optimal sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan tim gabungan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi terkendali. Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Polsek Limun mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di tengah kondisi cuaca dan debit air sungai yang meningkat. (bas).







