Sarolangun Jambi, Indopubliknews.com
Sebanyak 200 jamaah haji asal Kabupaten Sarolangun dipastikan siap diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. Keberangkatan dijadwalkan pada 19 Mei 2026 menuju Asrama Haji Jambi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 melalui Kloter 24 Embarkasi Batam.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Sarolangun, Raja Kurnain Ahmad, menyampaikan bahwa rombongan jamaah haji Sarolangun akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Tebo dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
“Total kuota Provinsi Jambi tahun ini sebanyak 3.276 orang. Dari Sarolangun sendiri, sebanyak 202 jamaah telah melunasi biaya haji, namun dua orang menunda keberangkatan ke tahun depan karena alasan pribadi. Sehingga, yang berangkat tahun ini berjumlah 200 jamaah,” jelasnya, Jumat (24/04/2026).
Ia merinci, dari total jamaah yang berangkat, terdiri dari 92 jamaah laki-laki dan 108 jamaah perempuan. Seluruh jamaah juga telah menjalani tahapan persiapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga vaksinasi.
“Alhamdulillah, tes kesehatan sudah dilakukan, vaksinasi juga sudah lengkap, dan seluruh jamaah dalam kondisi siap berangkat. Perlengkapan jamaah juga sudah disiapkan,” tambahnya.
Untuk prosesi pelepasan, jamaah haji akan dilepas setelah melaksanakan sholat subuh di Masjid As-Sulton. Selanjutnya, pelepasan resmi akan dilakukan oleh Bupati Sarolangun di rumah dinas Bupati.
Dari sisi usia, jamaah tertua laki-laki tercatat atas nama Parihin Kasam (88) asal Singkut, sementara jamaah termuda laki-laki adalah Khayrum Alfi Syahrin (17) asal Pelawan. Untuk jamaah perempuan, yang tertua adalah Rowiyah Sariman (73) asal Singkut, dan termuda Pika Septia (23) asal Batang Asai.
Raja Kurnain Ahmad berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Kami berharap dan mendoakan agar para jamaah haji berangkat dalam keadaan sehat, menjalankan ibadah dengan lancar, dan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat pula serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (bas).







