Sarolangun Jambi, Indopubliiknews.com
Bupati Sarolangun H. Hurmin SE, melalui Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika SE secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sarolangun Tahun 2026 dalam rangka Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Rabu, 11/02/2026 di Ruang Aula Kantor Camat Sarolangun.
Turut hadir, Anggota DPRD Sarolangun Yusuf Helmi AB, Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Forkopimcam Sarolangun, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Para Kepala OPD atau mewakili, Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj. Maria Susanti, SE, Kepala KUA Kecamatan Sarolangun Musanef, S.HI, MH., parah Lurah, para Kades se-kecamatan Sarolangun, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Camat Sarolangun Bustra Desman, SE., MM, dalam sambutannya menyatakan , sebelum terlaksananya Musrenbang tingkat Kecamatan Sarolangun ini, sebenarnya telah melaksanakan Musrenbang di tingkat Desa dan Kelurahan terhitung dari tanggal 27 sampai 30 Januari 2026 yang lalu.
”Alhamdulillah seluruh Desa dan Kelurahan dalam Kecamatan Sarolangun telah melaksanakan Musrenbang dan telah menginput pada aplikasi SIPD melalui operator masing-masing Desa dan Kelurahan, totalnya ada 186 usulan program pembangunan,” katanya.
Ia mengatakan, Musrenbang ini merupakan bagian dari amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional serta Permendagri nomor 86 tahun 2017 yang mengatur tata cara perencanaan pembangunan Daerah.
Musrenbang ini terjadi menjadi forum strategis bagi kita untuk merumuskan program pembangunan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat serta selaras dengan visi-misi pemerintah daerah.
”Mari kita satukan visi dan misi agar program yang kita usulkan dapat berkontribusi langsung dalam mewujudkan program pemerintah Daerah khususnya di Kecamatan Sarolangun”. Ujar Camat.
Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar S. Pd., M.SI, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Sarolangun yang telah berupaya menyelenggarakan Musrembang Kecamatan ini. Begitu juga dengan para Lurah, para Kades, para operator tingkat desa yang telah melaksanakan Musrenbang di tingkat Desa maupun di tingkat Kelurahan.
”Terimakasih juga kami sampaikan kepada operator desa Kelurahan dan tim Verofikator Kecamatan yang telah menyampaikan input Melalui aplikasi sistem informasi Pembangunan Daerah atau SIPD”. Ucapnya.
Ia mengatakan, akan melakukan perekaman terhadap usulan program pembangunan yang telah di input masing-masing operator Desa dan Kelurahan dari 186 usulan.
”Mudah-mudahan hasil usulan yang sudah direkap nanti akan kita teruskan menjadi masuk ke dalam dokumen RKPD”. Ujarnya.
Dikatakannya, pelaksanaan Musrenbang Kecamatan di tingkat Kabupaten Sarolangun dalam Kabupaten Sarolangun ini dimulai dari tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan 11 Februari 2026.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika SE dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbang Kecamatan Sarolangun ini merupakan amanah undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, forum ini memiliki posisi yang penting untuk sebagai ruang musyawarah, para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah dan prioritas pembangunan daerah.
”Melalui Musrenbang hari ini Bapak Ibu berbagai usulan program dan juga kegiatan hasil Musrenbang Desa dan Kelurahan yang sudah di-input dan disepakati di sinergikan diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sarolangun sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPD”. Ucapnya.
Ia menjelaskan, RKPD merupakan rencana kerja tahunan Pemerintah Daerah yang disusun melalui pendekatan yang partisipatif dan juga melalui pendekatan proses button up dan up down dalam penyusunan Kerja perangkat Daerah.
”Kepada seluruh perangkat Daerah, saya minta agar mencermati dan mensinergikan usulan-usulan yang ada dari Kecamatan Sarolangun sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, perumusan program dan kegiatan hendaknya dibuat secara tajam, terukur, efisien dan juga tetap mempertimbangkan kemampuan Daerah kita”. Ujarnya.
Selain itu, Gerry Trisatwika juga meminta semua pihak untuk sama-sama mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia juga menyebutkan dengan kelangkaan gas LPG saat ini Pemerintah Daerah akan mengupayakan penambahan kuota Pangkalan Gas LPG di Sarolangun. (bas).







